Senin, 18 April 2016

JURUS PATEN AGAR TIDAK GALAU

JURUS JITU AGAR TIDAK KHAWATIR DAN TIDAK BERSEDIH HATI
JURUS AMPUH AGAR BAHAGIA,AMAN, TENTRAM,DAMAI,TENANG
JURUS PATEN AGAR TIDAK GALAU

ALLAH SANG KHALIQ MENYAMPAIKAN PETUNJUKNYA DALAM ALQURAN SBB:

2:38. Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati."

2:62. Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

2:112. (Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

2:262. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

2:274. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

2:277. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

3:170. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

5:69. Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (diantara mereka) yang benar-benar saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

6:48. Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.

7:35. Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka barangsiapa yang bertakwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

7:49. (Orang-orang di atas A'raaf bertanya kepada penghuni neraka): "Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?." (Kepada orang mukmin itu dikatakan): "Masuklah ke dalam syurga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula) kamu bersedih hati."

10:62-63. Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. 63. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.

43:68. "Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati. 69. (Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri

46:13. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. 14. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.


RANGKUMAN
  1.  Barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku (2:38)
  2. Mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh (2:62)
  3. Barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan (2:112)
  4. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah dgn tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima) (2:262)
  5. Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan (2:274)
  6. Orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat (2:277)
  7. siapa saja (diantara mereka) yang benar-benar saleh (5:69)
  8. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan (6:48) (7:35
  9. )sesungguhnya wali-wali Allah itu, (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.(10:62:63)
  10. orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan  orang-orang yang berserah diri (43:68)
  11. Orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah (46:13)
  12. orang-orang yang gugur di jalan Allah itu (3:169-170)

 KESIMPULAN



Beriman Kepada Allah, dan Rukun iman Yang Lain (Malaikat, Kitab, Rosul, Hari Akhir, Qodho & Qodar)

Berpetunjuk Al-Quran

Beramal Sholeh

Mendirikan Shalat

Menafkahkan harta di jalan Allah (Zakat, Infaq, Shadaqah)

Istiqomah di Jalan Allah

Bertaqwa

GugurDi Jalan Allah

1.       
1











Selasa, 12 April 2016

Manusia Diciptakan tidak Untuk Main-Main


Tiga Pertanyaan Mendasar:

  1. Siapa Saya?

  • Sama dengan Binatang
  • Sama dengan Tumbuhan
  • Sama dengan Tanah
  • Sama dengan Air
  • Sama dengan Langit
  • Sama dengan Matahari
  • Sama dengan Udara
Saya adalah MAKHLUK yang disebut MANUSIA.

Ada makhluk disebut Binatang
Ada MAkhluk disebut Tumbuhan
Ada Makhluk yang disebut Tanah
Ada makhluk yang disebut Air
Ada makhluk yang disebut Langit
Ada Makhluk yang disebut Matahari
Ada Makhluk yang disebut dengan Udara

MAKHLUK berarti  Sesuatu yang diciptakan oleh pihak yang menciptakan.Kalau tidakdiciptakan maka saya tidak akan ada.

2. Dimana saya?

Saat ini saya sedang ada di sebuah Alam yang disebut dengan ALAM DUNIA.
Alam Dunia ini adalah salah satu alam diantara sekian banyak alam yang lain. Mau ngapain didunia ini? Mau melaksanakan apa yang Sang Pencipta tetapkan bagi saya.

23: 115. Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
Jadi ternyata Manusia diciptakan bukan untuk main-main. Manusia diciptakandengn tujuan yang serius, besar, penting,bukan urusan cetek, apakah tujuannya:

51: 56. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku

Jelaslah sudah saat ini saya sedang ada di alam dunia untuk mengabdi kepada Dzat Yang menciptakan Dialah ALKHALIQ

3.Mau kemana?


23: 115. Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?

Jelas pula, saya suatu saat nanti pasti akan kembali kepada AL KHALIQ  untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan sekian waktu tertentu yaitu UMUR di Dunia ini, sudah ataukah belum sesuai dengan kehendakNya.

Ketika nanti kembali kepada Al Khaliq manusia terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Kelompok Minoritas dan Kelompok Mayoritas.

Kelompok Mayoritas adalah kelompok menderita di Neraka.
Kelompok Minoritas adalah kelompok yang berbahagia di dalam surga.

7: 179. Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.




Minggu, 03 April 2016

Jalan Cahaya: TAFAKUR DIRI ATAS NIKMAT NIKMAT DARI ALLAH SWT

Jalan Cahaya: TAFAKUR DIRI ATAS NIKMAT NIKMAT DARI ALLAH SWT: Merenungi Ayat-Nya yang berbunyi: aya tersebut diulang 31 kali dalam surat yang sama. Ya Allah Wahai Rabb alangkah banyaknya kenikmata...

TIGA JALAN MENUJU KESESATAN

Tiga Jalan menuju kesesatan:
JALAN KESESATAN YANG PERTAMA
"MENGIKUTI KEMAUAN DIRI SENDIRI"

Ayat diatas menjelaskan bahwa faktor penyebab terbesar kesesatan manusia adalah dorongan-dorongan hawa nafsu manusia itu sendiri. Sama sekali tidak mungkin bagi seseorang untuk menjadi hamba Allah apabila diamasih mengikuti dorongan-dorongan hawa nafsunya sendiri.Ia akan terus menerus memilikrkan pekerjaan apa yang akan mendatangkan uang baginya, usaha apa yang akan membawa kemashuran dan penghormatan orang datang kepadanya, kemana ia harus mengejar kesenangan dan kepuasan, apa saja yang akan mendatangkan kemudahan dan kenyamanan bagi dirinya. Ringkasnya ia akan mencari segala macam cara untuk mendapatkan tujuan-tujuan itu tidak pedulu apakah  Allah melarang cara tersebut atau tidak. Sebaliknya ia tidak akan pernah mengerjakan apa-apa yang tidak menghantarkan pada tujuan-tujuan yang ia miliki, meskipun Allah memerinthakan untuk mengerjakannya Maka Tuhan bagi orang tersebut adalah dirinya sendiri (NAFS) bukan Allah yang Maha Agung. Kalau demikian maka mana bisa ia mendapatkan manfaat dari petunjuk Allah?


Bahwa menjadi budak hawa nafsu adalah lebih hina dari menjadi binatang, hal ini adalah suatu hal yang tidak perlu diragukan lagi. Kita tidak akanpernah melihat satu ekor binatang pun yangmau melanggar batas-batas yang Allah tentukan. Binatang hanya makan apa yang Allah tentukan baginya. Binatang melaksanakan fungsinya sebagaimana Allah tetapkan. Tetapi manusia yang menjadi budak hawa nafsunya sendiri melakukan perbuatan-perbuatanyang bahwkan membuat syetan gementar (geleng kepala).

JALAN KESESATAN YANG KEDUA:
"MENGIKUTI NENEK MOYANG, TANPA BERPIKIR"



JALAN KESESATAN YANG KETIGA:
"KEPATUHAN KEPADA SELAIN ALLAH


SUMBER: 
BUKU "DASAR-DASAR ISLAM" 
KARYA : ABUL 'ALA AL MAUDUDI
BAB 2 ISLAM
HALAMAN 40-42



Kamis, 31 Maret 2016

7 ROMBONGAN IBLIS

Iblis akan senantiasa mengganggu manusia, mulai dengan memperdayakan manusia dari terjadinya dengan setitik mani hingga ke akhir hayat mereka, dan yang paling dahsyat ialah sewaktu akhir hayat yaitu ketika sakaratul maut. Iblis mengganggu manusia sewaktu sakaratul maut disusun menjadi 7 golongan dan rombongan.

Hadith Rasulullah S.A.W. menerangkan:
"Ya Allah aku berlindung kepada Engkau dari tipuan syaitan diwaktu sakaratul maut. "

Rombongan 1
Akan datang Iblis dengan berbagai rupa aneh seperti emas, perak dan lain-lain, serta sebagai makanan dan minuman yang lezat-lezat. disebabkan orang yang di dalam sakaratul maut itu di masa hidupnya sangat tamak dan loba kepada barang-barang tersebut, maka diraba dan disentuhnya barang2 Iblis itu, pada waktu itu nyawanya putus dari tubuh. Inilah yang dikatakan mati yang lalai dan lupa kepada Allah SWT inilah jenis mati fasik dan munafik, ke nerakalah tempatnya.

Rombongan 2
Akan datang Iblis kepada orang yang didalam sakaratul maut itu merupakan diri sebagai rupa binatang yang di takuti seperti, Harimau, Singa, Ular yang berbisa. Yang apabila orang yang sedang sakaratul maut itu memandang ke binatang itu, maka dia pun menjerit dan melompat sekuat hati. Maka seketika itu juga akan putuslah nyawa itu dari badannya, maka matinya itu disebut sebagai mati lalai dan mati dalam keadaan lupa kepada Allah SWT, matinya itu sebagai Fasik dan Munafik dan ke nerakalah tempatnya.

Rombongan 3
Akan datang Iblis mengacau dan memperdayakan orang yang di dalam sakaratul maut itu dengan menyerupai binatang kesayangannya. Apabila tangan orang yang hendak mati itu meraba-rabakepada binatang kesayangan itu dan waktu tengah meraba-raba itu dia pun mati, maka matinya itu di dalam golongan yang lalai dan lupa kepada Allah SWT. Matinya itu mati Fasik dan Munafik, maka nerakalah tempatnya.

Rombongan 4
Akan datang Iblis merupakan dirinya sebagai rupa yang paling dibenci oleh orang yang akan mati, seperti musuhnya ketika hidupnya dahulu maka orang yang di dalam sakaratul maut itu akan menggerakkan dirinya untuk melakukan sesuatu kepada musuh yang dibencinya itu. Maka sewaktu itulah maut pun datang dan matilah ia sebagai mati Fasik dan Munafik, dan nerakalah tempatnya

Rombongan 5
Akan datang Iblis merupakan dirinya dengan rupa sanak-saudara yang hendak mati itu, seperi ayah ibunya dengan membawa makanan dan minuman, sedangkan orang yang di dalam sakaratul maut itu sangat mengharapkan minuman dan makanan lalu dia pun menghulurkan tangannya untuk mengambil makanan dan minuman yang dibawa oleh si ayah dan si ibu yang dirupai oleh Iblis, berkata dengan penuh kasih "Wahai anakku inilah saja makanan dan bekal yang kami bawakan untukmu dan berjanjilah bahwa engkau akan menurut kami dan menyembah Tuhan yang kami sembah, supaya kita tidak lagi bercerai dan marilah bersama kami masuk ke dalam syurga. "

Maka dia pun sudi mengikut tawaran itu dengan tanpa berfikir lagi, ketika itu waktu matinya pun sampai maka matilah dia di dalam keadaan kafir, kekal di dalam neraka dan terhapuslah semua amal kebajikan semasa hidupnya.

Rombongan 6
Akan datanglah Iblis merupakan dirinya sebagai ulama'-ulama' yang membawa banyak kitab-kitab, lalu berkata ia: "Wahai muridku, lama sudah kami menunggu akan dikau, ternyata kamu sedang sakit di sini, karena itu kami bawakan kepada kamu dokter dan obat untukmu. " Lalu diminumnya obat, itu maka hilanglah rasa penyakit itu, kemudian penyakit itu datang lagi. Lalu datang pula Iblis yang menyerupai ulama' dengan berkata: "Kali ini kami datang kepadamu untuk memberi nasihat agar kamu mati didalam keadaan baik, tahukah kamu bagaimana hakikat Allah?"
Berkata orang yang sedang dalam sakaratul maut: "Aku tidak tahu. "

Berkata ulama' Iblis: "Ketahuilah, aku ini adalah seorang ulama' yang tinggi dan hebat, baru saja kembali dari alam ghaib dan telah mendapat syurga yang tinggi. Cobalah kamu lihat syurga yang telah disediakan untukmu, kalau kamu hendak mengetahui Zat Allah SWT hendaklah kamu patuh kepada kami. "

Ketika itu orang yang dalam sakaratul maut itu pun memandang ke kanan dan ke kiri, dan dilihatnya sanak-saudaranya semuanya berada di dalam kesenangan syurga, (syurga palsu yang dibentangkan oleh Iblis untuk tujuan menggoda orang yang sedang dalam sakaratul maut). Kemudian orang yang sedang dalam sakaratul maut itu bertanya kepada ulama' palsu:
"Bagaimanakah Zat Allah?" Iblis merasa gembira apabila jeratnya mengena.

Lalu berkata ulama' palsu: "Tunggu, sebentar lagi dinding dan tirai akan dibuka kepadamu. "
Ketika tirai dibuka selapis demi selapis tirai yang berwarna warni itu, maka orang yang dalam sakaratul maut itu pun dapat
melihat satu benda yang sangat besar, seolah-olah lebih besar dari langit dan bumi.

Berkata Iblis: "Itulah dia Zat Allah yang patut kita sembah. "
Berkata orang yang dalam sakaratul maut: "Wahai guruku, bukankah ini benda yang benar-benar besar, tetapi benda ini mempunyai enam sisi, yaitu benda besar ini ada kiri dan kanannya, mempunyai atas dan bawah, mempunyai depan dan belakang.

Sedangkan Zat Allah tidak menyerupai makhluk, sempurna Maha Suci Dia dari sebarang sifat kekurangan. Tapi sekarang ini lain pula keadaannya dari yang di ketahui dahulu. Tapi sekarang yang patut aku sembah ialah benda yang besar ini. "

Dalam keraguan itu maka Malaikat Maut pun datang dan terus mencabut nyawanya, maka matilah orang itu di dalam keadaan kafir dan kekal di dalam neraka dan terhapuslah segala amalan baik selama hidupnya di dunia ini.

Rombongan 7
Rombongan Iblis yang ketujuh ini terdiri dari 72 barisan sebab dari menjadi 72 barisan ialah karena dia menepati Iktikad Muhammad S.A.W bahwa umat Muhammad akan terbagi kepada 73 barisan). Satu barisan/golongan yang benar yaitu ahli sunnah waljamaah, 72 yang lain masuk ke neraka karena sesat.

Ketahuilah bahwa Iblis itu akan mengacau dan mengganggu anak Adam dengan 72 macam yang setiap satu berlainan di dalam waktu manusia sakaratul maut. Oleh karena itu hendaklah kita mengajarkan kepada orang yang hamper meninggal dunia akan talkin Laa Ilaaha Illallah untuk menyelamatkan dirinya dari gangguan Iblis dan syaitan yang akan berusaha bersungguh-sungguh menggoda orang yang sedang dalam sakaratul maut.

Disebutkan dalam sebuah hadith yang artinya: "Ajarkan oleh kamu (orangyang masih hidup) kepada orang yang hampir mati itu: Laa Ilaaha Illallah. "


TAFAKUR DIRI ATAS NIKMAT NIKMAT DARI ALLAH SWT

Merenungi Ayat-Nya yang berbunyi:

aya tersebut diulang 31 kali dalam surat yang sama.

Ya Allah Wahai Rabb alangkah banyaknya kenikmatan yang engkau berikan kepada hamba.

  1. Nikmat hidup
  2. Nikmat diciptakan sebagai manusia, untung tidak jadi binatang atau tanaman
  3. Nikmat diberikan tubuh yang sempurna desain dan fungsinya.
  4. Nikmat punya mata yang dengan mata ini hamba melihat, kasian orang yang buta
  5. Nikmat Punya Hidung yang dengannya hamba menghirup udara, untung hidungnya berlubang
  6. Nikmat punya Tangan yang pas ukuran dan bentuknya, sungguh susah bila tangan tidak ada sikutnya.
  7. Nikmat punya kaki yang sempurna, kasian orang yang kakinya cacat.
  8. Nikmat punya jari-jari tangan yang sempurna, alangkah susahnya bila jari-jari tidak ada ruasnya.
  9. Nikmat punya pinggul yang empuk, pasti sulit kalau pinggul keras seperti jidat.
  10. Nikmat Punya lutut, menderita pastinya kalau tidak ada lutut, nggak bisa jongkok...
  11. Nikmat punya Kulit,,,kebayang betapa menakutkan dan jijiknya kalau manusia tidak berkulit.
  12. Nikmat punya jantung yangbekerja sendiri,, sangat repot pastinya bila harus mengatur kerja jantung
  13. Nikmat punya paru-paru,,, pasti gak akan bisa bernapas kalau tidak ada paru-paru
  14. Nikmat punya pendengaran, sungguh sunyi bila tidak punya pendengaran
  15. Nikmat punya bibir,,,serem pastinya melihat orang gak ada bibir
  16. Nikmat Punya gigi yang kuat,, sengsaranya bila gigi itu lembek kaya ager
  17. Nikmat punya lidah,,,sakitnya bila lidah sekeras gigi,,,nggak mau tutup mulut pastinya
  18. Nikmatnya punya pipi yang elastis,,, pasti tidak mau senyum apalagi tertawa kalo pipi seperti dinding gelas Kaca karna pasti pecah
  19. Nikmat punya rahang yang normal,, sungguh ripuh kalau rahang kaku
  20. Nikmat punya leher yang bisa bergerak  180derajat,, sangat repot kalau leher kaku seperti kayu
  21. Nikmat punya kelopak mata,,, menderita tentunya kalau tidak ada kelopak mata,,,pasti mata ini akan tertutup debu,,dan oh menakutkannya membayangkan orang yang yang tidak berkelopak mata
  22. Nikmat punya bulu mata, kalau tidak maka dikit-dikit pastik elilipan
  23. Nikmat bisa berbicara,,,
  24. Nikmat adanya kelenjar air mata,, repot dan pasti sakit kalau kelenjarnya kering
  25. Nikmat ada kelenjar air ludah dimulut,,,
  26. Nikmat punya rambut yang kompak warna dan pertumbuhannya
  27. Nikmatnya udara yang mengandung oksigen,, oksigennya gratis,,, 
  28. Nikmat bisa makan dan minum
  29. Nikmat bisa menelan makanan
  30. Nikmat ada pencernaan yang otomatis bekerja
  31. Nikmat adanya mules kalau mau Buang Air,,jadinya tahu kapan harus ke Toilet
  32. Nikmat adanya sinar matahari
  33. Nikmat adanya air minum,air untuk mandi, mencuci dan memasak
  34. Nikmat ngantuk,,,sungguh kasihan orang yang tidak bisa ngantuk,,gak bisa tidur
  35. Nikmat punya akal,,, orang gila contohnya tidak punya akal,,,
  36. Nikmat punya perasaan
  37. Nikmat punya daya tumbuh yang tepat,,,rambut tumbuh memanjang tapi kalau bulu mata tidak memanjang padahal sama-sama sel rambut
  38. Nikmatnya bisa Buang air kecil
  39. Nikmatnya bisa Buang Air Besar
  40. Nikmatnya bisa kentut
  41. Nikmatnya bisa bersendawa
  42. Nikmatnya bisa nguliat(meregangkan badan)
  43. Nikmatnya bisa bersin
  44. Nikmatnya menggerakan tangan kaki dengan ringan
  45. Nikmatnya punya orang tua, saudara adik dan kakak
  46. Nikmatnya punya rumah yang ada atapnya
  47. Nikmatnya punya rumah yang ada pintunya
  48. Nikmatnya punya rumah yang ada jendelanya
  49. Nikmatnya bisa memakai pakaian
  50. Nikmatnya punya barang-barang yang berguna, dll




APAKAH KAMU MENYESALI PILIHANMU MENJADI ORANG YANG BERIMAN?

 Assalamualaikum Wr Wb Sahabat Iman yang dirahmati Allah SWT. Diantara konsekwensi menjadi orang beriman (memilih untuk beriman) adalah mend...